Istilah foyer sendiri diartikan sebagai serambi atau tempat menunggu. Bisa dikatakan juga bahwa foyer ini adalah ruang penerima sebelum memasuki ruang lain (misalnya ruang tamu). Berikut kami sajikan beberapa tip yang bisa dijadikan panduan untuk menciptakan foyer yang menawan.
1. Tempatkan foyer sesudah pintu utama rumah.
2. Penempatan perabot bisa persis di depan pintu masuk atau di samping pintu, tergantung bentuk ruangan.
3. Bila ruangan cukup besar, beri batasan untuk memisahkan foyer dan ruangan berikutnya dengan lemari, partisi atau rak pajangan. Bisa juga berupa perbedaan motif atau ketinggian lantai.
4. Ciptakan ruang yang berkesan menyambut tamu. Inilah ruang pertama yang dimasuki tamu. Buatlah foyer menjadi first impression tamu terhadap rumah kita.
5. Jangan letakkan terlalu banyak perabot di foyer, cukup perpaduan sekitar 2 atau 3 perabot saja. Contoh perpaduan itu , credenza dan lukisan atau meja konsol dan cermin atau meja konsol, lukisan dan cermin, bila jumlah sisi dinding memungkinkan. Bila foyer cukup luas bisa ditabahkan perabot lain seperti meja dan kursi.
6. Pilih perabot pada foyer dengan gaya yang sesuai dengan gaya keseluruhan rumah.
7. Tambahkan aksesori untuk menghidupkan foyer seperti foto-foto dalam bingkai, lampu duduk, patung dan tanaman.
8. Foyer yang berfungsi sebagai ruang persiapan tamu sebelum bertemu pemilik rumah, bisa ditambahkan tempat sepatu, tempat menggantung jaket atau tempat payung.

About 19design

Architecture Interior and Landscape's solution

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s