Saat ini penggunaan batu alam untuk finishing bangunan sudah menjadi kelaziman. Begitu banyak variasi dan jenis batu alam yang tersedia. Jenis-jenis batu alam dapat dibedakan dari proses penciptaannya. Warna dan tekstur dari masing-masing jenis batu memiliki ciri khas yang dapat dipilih secara kasat mata. Selain itu jenis batu alam dapat dibedakan dari tingkat kekerasan, kandungan mineral dan daya serap/besar kecil pori-porinya. Batu jenis lempengan dengan permukaan rata, umumnya dapat dipakai untuk lantai atau pelapis dinding, sedangkan batu dengan permukaan kasar banyak digunakan untuk dinding luar/pagar. Untuk ruang yang mudah terkena kotoran seperti dapur dan garasi sebaiknya tidak menggunakan batu alam karena batu alam yang terkena cipratan oli atau minyak sulit untuk dibersihkan. Beberapa Macam Batu Ada banyak sekali jenis batu alam dengan ukuran dan harga yang bervariasi. Berikut adalah beberapa diantaranya:

1. Batu andesit

Batu Andesit Cirebon

Batu jenis ini berasal dari gunung berapi, ciri-cirinya berwarna abu-abu tua atau hitam. Ada yang berbintik hitam (disebabkan dari proses pembakaran lebih lanjut). Batu Andesit dan batu candi memiliki pori-pori (bersifat sangat porous) sehingga mudah menyerap air.

2. Batu kali/batu sabak

Batu Templek

Batu kali memiliki pori-pori yang kecil. Ciri lain adalah memiliki susunan yang berlapis-lapis, sehingga mudah dibelah menjadi lempengan-lempengan tipis. Batu ini lebih sering dikenal orang sebagai batu templek. Batu ini memiliki warna beragam, abu-abu, hitam, hijau tua dan merah tua.

3. Batu susun sirih

Batu Susun Sirih

Istilah susun sirih ini merujuk pada batu alam yang disusun bertumpuk mengikuti sisi yang lebih pipih. Jenis batu yang dipakai umumnya adalah batu templek. Batu jenis ini tersedia dalam bentuk lempengan kecil panjang.

4. Batu palimanan

Batu Palimanan

Sejenis pasir, batu palimanan yang paling umum terdapat di pasaran adalah yang berwarna kuning dan putih dengan permukaan rata. Memiliki motif berupa alur-alur yang lebih gelap.

5. Batu paras

Batu Paras Yogya

Batu paras yang banyak beredar di pasaran berasal dari dua daerah yang berbeda. Batu paras yang berasal dari Bali dikenal dengan sebutan “Paras Taro” sedangkan yang berasal dari Yogyakarta lebih dikenal dengan sebutan “Paras Yogya.” Kedua batu ini sebetulnya digolongkan sebagai batu pasir yang mengeras. Batu jenis ini dapat diukir dengan bentuk tertentu.

6. Batu hijau sukabumi

Batu Hijau Sukabumi

Ciri utama batu ini, memiliki warna kehijauan. Banyak orang yang sering salah kaprah menganggap batu ini sama dengan batu palimanan. Selain warnanya yang hijau, batu ini memiliki sisi yang kasar dan bergelombang.

7. Batu breksi

Batu Breksi

Batu breksi ini terdiri dari beberapa variasi warna putih, yaitu putih sedikit keabu-abuan, hijau dan coklat. Jenis ini banyak disukai konsumen karena memiliki urat yang tampak samar dan cenderung lurus. Batu ini sangat empuk, sehingga harus hati-hati pada saat pemasangan.

About these ads

About 19design

Architecture Interior and Landscape's solution

15 responses »

  1. pa. saya puny batu kuning dan batu templek….
    siapa tau bok. minay

  2. pa. saya punya batu alam kuning dan templek

  3. aditya says:

    pak saya punya batu andesit jenis hitam gambar diatas ga ada sewarna batu candi jenisnya apa ya, tapi bukan batu candi pori-porinya lembut, udah di cek ke majalengka dan bisa dipotong kayak andesit bakar boleh minta infonya ?

    Terima kasih Pak Aditya atas kunjungannya. Mengenai jenis batu andesit yang bapak tanyakan, sepanjang pengetahuan saya (mohon maaf karena tidak ada gambar dari batu andesit bapak, jadi saya hanya memperkirakan saja), biasanya perbedaan corak atau motifnya tergantung darimana batu tersebut berasal. Untuk yang terdapat seperti serpihan (pecahan, bintik-bintik) dan berwarna hitam kemungkinan batuan andesit tersebut berasal dari Cirebon. Andai itu polos (agak abu-abu) kemungkinan berasal dari Tulungagung, namun jenis ini agak jarang ditemukan. Demikian jawaban saya, mohon maaf jika terjadi kesalahan. Semoga berkenan dan bermanfaat.

  4. indry says:

    Pak saya mau tanya,lantai carport rumah saya memakai batu andesit bercorak kehitaman kemarin sudah saya kasih varnish warna hitam tp kok jd kayak aspal ya,saya mo tanya bisa nggak ya kalo varnishnya saya hapus mau saya ganti dngn varnish yg netral biar tekstur batunya lebih kelihatan,kalo bisa gimana caranya n pakai pembersih apa/merk apa?thanks buat infonya…

    Terima kasih atas kunjungannya. Jawaban sudah kami kirimkan lewat email. Semoga bermanfaat.

    • Handaka says:

      Pagi pak, saya sudah pasang batu andesit dan batu kali, maksud hati ingin dicoating netral tapi terlanjur di coating hitam. Apakah ada cairan semacam paint remover untuk menghilangkan varnish yang sebelumnya? Terima kasih.

    • heru says:

      Pak, saya juga punya masalah sama, yaitu mau menghilangkan varnish hitam di batu andesit. Mau ganti varnish yang neutral.
      Mohon informasi bagaimana caranya.

      Terima kasih atas infonya.
      Salam.

  5. agus says:

    pak saya mau nanya…rencananya saya ingin memasang batu candi,tapi saya ga tau cara pelapisannya biar kelihatan hitam tapi cerah, satu lagi gmn batu candi tersebut tidak terserang jamur dan sejenisnya…menggunakan bahan dan mereknya apa?

    Terima kasih Pak Agus atas kunjungannya di blog kami. Mengenai permasalahan batu alam yang bapak hadapi, kami sarankan bapak memakai pelapis batu alam (coating) yang banyak beredar di pasaran. Ada 2 jenis pelapis, yaitu alami (doff) maupun kilap (glossy). Pemilihannya dikembalikan ke selera Pak Agus sendiri. Semoga jawaban ini bermanfaat.

  6. agus says:

    Bisa dikasih tau menurut bapak coating yang bagus merek apa,makasih sebelumnya atas jawabannya…

    Terima kasih untuk kunjungannya, mengenai merek coating, sebenarnya di pasaran sudah banyak beredar jenis pelapis batu alam. Barangkali bapak bisa melihat link berikut ini sebagai contoh :
    http://cahayapurnama27.com/
    http://www.propanraya.com/index.php?option=com_content&view=article&id=89&Itemid=126
    Semoga bermanfaat.

  7. id gemstone says:

    mampir sejenak untuk mengenal ttg batu

  8. thita says:

    Pak,
    Saya sudah pasang batu andesit spt gbr paling atas. Namun dlm pengerjaannya si tukang kurang rapih.
    Masih ada semen2 yg ketinggalan sehingga nampak batu tidak indah. Ditutup pake varnish natural tetep keliatan.

    Mohon reply email segera ya pak. Trims

    Terima kasih telah berkunjung ke blog kami. Sepanjang yang kami ketahui, untuk jenis batu keras (seperti andesit) apabila pada saat pemasangan terdapat sisa noda semen yang menempel dan itu sudah mengering memang sulit untuk dihilangkan. Demikian jawaban kami, mohon maaf jika kurang berkenan…..

  9. suko says:

    Pak..mo tanya batu alam apa yang cocok untuk carport/garasi?…mohon diemail juga yach!makasi

  10. suko says:

    templek atau andesit..mana lebih murah?

  11. cici says:

    Pak sy mau ty bgmn pemasangan batu sabak yg baik ya. Sy gunakan utk dasar kolam. Sdh sy berikan acian dan anti bocor sblmnya. Terimakasih…

  12. upi says:

    cara bersihkan lantai batu palimanan mengunakan cemical apa biar tdk merusak lantai y..

  13. taufik says:

    Pak saya juga mau tanya cara menghilngkan coating hitam glossy pada batu alam krn saya mau ganti coating neutral doff … terimakasih pak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s