Saat kita dihadapkan memilih warna mana yang sesuai untuk sebuah ruangan, seringkali menemui kesulitan. Karena bukan saja puluhan bahkan ratusan warna untuk dijadikan pilihan. Berikut beberapa tip singkat yang akan membantu dalam menentukan warna cat.
1. Pilihlah warna yang menjadi favorit anda.
2. Pilihlah warna sesuai kebutuhan dan fungsi masing-masing ruang.
3. Sebelum memilih, sebaiknya perhatikan jenis dan sifat meterial yang akan diberi cat.
4. Untuk anda yang aktif, dapat memilih warna yang lembut seperti warna yang dingin gradasi hijau dan biru.
5. Sedangkan untuk anda yang kurang aktif (pasif) bisa memakai warna-warna yang berkesan hangat seperti gradasi kuning, oranye, merah, peach dan pastel sehingga mampu untuk menstimulasi semangat beraktivitas.
6. Bagi penghuni yang memiliki anggota keluarga yang sakit dapat memanfaatkan terapi warna dengan memilih gradasi warna kuning muda dan lembut.
7. Hindarkan pemakaian warna masif (block) atau gelap, seperti hitam, biru tua atau hijau tua. Karena membuat ruang terkesan menekan dan dapat memicu depresi penghuni rumah.

Jika diperhatikan tidak sedikit perabot logam atau perlengkapan rumah yang terbuat dari bahan logam. Mulai dari perlengkapan kamar mandi, peralatan memasak di dapur, kusen pintu dan jendela hingga furniture. Bila kurang dirawat, karat dan karak akan membuat barang-barang tersebut menjadi kusam dan tidak menarik lagi. Berikut ini beberapa tip cara untuk merawat dan membersihkan perabot logam.
A. Stainless Steel
Kilap stainless steel akan memudar dalam jangka waktu sekitar 5 tahun. Untuk pemakaian di luar (outdoor), bisa kurang dari lima tahun. Untuk mengantisipasinya, lakikan pemolesan dengan langsol, sejenis sabun batangan yang dipoles dengan bantuan mesin. Pemolesan ini dapat dilakukan sendiri atau produsen pembuatnya. Karena tidak tahan terhadap asam seperti cairan cuka, stainless steel sebaiknya dijauhkan dari benda-benda yang bersifat asam. Karena bukan saja dapat merusak lapisan luarnya, namun juga lapisan di dalamnya.
Read the rest of this entry »

Warna merupakan ungkapan ekspresi dan jiwa manusia. Namun tidak semua warna cocok untuk semua tema dan konsep arsitektur. Berikut ini ada beberapa tip yang dapat membantu memadukan warna yang sesuai dengan tema dan konsep arsitektur bangunannya.

1. Untuk eksterior, plhlah warna yang tidak terlampau kuat (dove) dan disesuaikan dengan tema serta konser arsitektur bangunannya.
2. Padukan beberapa warna dengan melihat lingkaran warna (color wheel). Ada beberapa pilihan tema warna, monokromatik, komplementer atau analogos.
3. Untuk rumah atau bangunan berkonsep tradisional, dapat menggunakan warna-warna netral. Pemakaian warna terang dapat diaplikasikan di profil atau aksen bangunan.
4. Pada bangunan berkonsep tradisional hindarkan pemakaian warna terang seperti oranye dan kuning.
5. Untuk bangunan yang memiliki tema mediterania dapat menggunakan warna yang berasal dari gradasi warna coklat.
6. Warna abu-abu dan putih dengan sedikit warna aksen, sesuai untuk bangunan yang memiliki konsep arsitektur modern (minimalis).
7. Gradasi warna biru dan hijau yang berkesan dingin atau warna bumi seperti coklat tanah, merah bata maupun abu-abu yang termasuk kategori warna menenangkan cocok diterapkan pada ruang yang membutuhkan banyak konsentrasi seperti ruang kerja, ruang baca dan kamar tidur.
8. Warna cerah seperti oranye, kuning, peach atau pastel, sesuai untuk diterapkan pada ruang keluarga, ruang bermain, ruang tamu, dapur, teras maupun carport.

Membersihkan unit AC bagian dalam (indoor unit)
1. Sebelum melakukan tindakan pemeliharaan, aliran listrik harus dicabut.
2. Untuk membersihkan, lap dengan kain kering yang lembut.
3. Hindari penggunaan amplas atau pemutih.
4. Jangan gunakan air dengan temperatutr di atas 40 derajat Celcius karena dapat menyebabkan deformasi atau menghilangkan warna.
5. Material mudah menguap dapat merusak permukaan AC (misal alkohol).
6. Untuk penyaring udara (filter) di balik kisi depan harus diperiksa dan dibersihkan berkala minimal 2 minggu sekali.
7. Cara membersihkan penyaring udara:
- Angkat kisi panel bagian depan kemudian tarik filter perlahan agar lepas.
- Bersihkan penyaring dengan vacuum cleaner atau semprot (spray) dengan air.
- Jika kotoran mencolok, cuci dengan air sabun (deterjen) hangat (jangan terlalu panas, harus dibawah 40 derajat Celcius).
- Setelah dicuci dengan air goyang-goyangkan kemudian keringkan di tempat teduh (filter tidak de desain untuk dijemur di sinar matahari).
- Pasang kembali penyaring udara.
Read the rest of this entry »

1. Dalam memilih AC, harus dilihat efisiensi dari AC tersebut. Pilih yang efisiensinya tinggi yakni tingkat COP (Coefficient of Oerformance) atau EER (Efficiency Energy Ratio) nya tinggi.
2. Pilih kapasitas pendinginan AC (Btu/hr atau pk) yang sesuai ukuran ruangan.
3. Pemasangan harus dilakukan oleh teknisi yang qualified agar AC dapat bekerja secara optimal dan menghindari terjadinya kebocoran.
4. Terlalu sering menghidupkan dan mematikan AC akan memboroskan penggunaan listrik.
5. Sebaiknya gunakan AC dengan auto control atau fungsi timer agar listrik lebih efisien.
6. Sebaiknya setting temperatur sesuai kebutuhan, jangan terlalu tinggi juga jangan terlalu rendah. Perbedaan dengan suhu luar jangan terlalu drastis, selain boros tubuh kita tidak dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perbedaan suhu yang kontras, sehingga dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
7. Arah dan kecepatan tiupan udarapun dapat diatur. Sebaiknya jangan langsung mengarah pada pengguna.

Ada satu cara sederhana untuk menghitung besarnya kapasitas pendinginan AC (dalam satuan Btu/hr atau pk) yang dibutuhkan untuk mengkondisikan suatu ruangan. Langkah pertama adalah menghitung luasan ruang yang akan dipasangi AC. Selanjutnya kalikan dengan standar panas dalam ruangan seluas 1 meter persegi, 500 Btu/hr. Misal, ruangan berukuran 3×4 meter. Untuk menghitung AC yang dibutuhkan: luas ruangan (3×4 m2)x500 Btu/hr=6.000 Btu/hr.

Biasanya satuan daya AC yang dikenal di pasaran adalah pk. Untuk mengetahuinya, konversikan saja hitungan tadi ke dalam satuan pk. Untuk mengetahuinya konversikan saja hitungan tadi ke dalam satuan pk. Caranya, 1/2 pk setara dengan 5.000 Btu/hr, 3/4 pk setara 7.000 Btu/hr, 1 pk setara 9.000 Btu/hr, 1,5 pk setara 12.000 Btu/hr, 2 pk setara 18.000 Btu/hr dan 2,5 pk setara dengan 24.000 Btu/hr.

Yang perlu diperhatikan, kapasitas AC harus lebih tinggi dari panas ruangan yang harus “ditangani.” Misal hasil hitungan diperoleh kebutuhan 6.000 Btu/hr, berarti kapasitas AC yang dibutuhkan 7.000 Btu/hr atau setara 3/4 pk.

Sebagai bagian dari pola mendidik anak untuk mandiri, orangtua mulai menyiapkan kamar tidur khusus untuk anak sejak mereka masih berusia dini. Anak-anak mempunyai kamar sendiri lengkap dengan parabot yang mendukung aktivitas mereka. Dengan memiliki kamar sendiri, anak-anak juga dibiasakan untuk bertanggung jawab terhadap apa yang mereka punya. Berikut beberapa tip untuk merencanakan kamar anak.
1. Pilihlah lokasi kamar anak yang jauh dari pintu utama agar lebih mudah diawasi. Jangan lupa memberi pelindung yang aman pada pintu dan jendela agar anak tidak mudah terjepit.
2. Berikan warna-warna yang berkesan ceria untuk membantu merangsang kreativitas dan biarkan anak berimajinasi dengan menaruh tokoh favoritnya serta menjadikan pernak-pernik tokoh favoritnya aksesoris di dalam kamar miliknya.

Read the rest of this entry »

1. Pastikan air yang mengalir dalam water heater bersih-tidak mengandung kapur yang terlalu tinggi atau partikel-partikel kecil seperti pasir dan debu, supaya tidak membuat aliran air tersumbat yang bisa mengakibatkan kerusakan pada alat. Lengkapi kran air dengan filter.
2. Water heater perlu dibersihkan secara berkala, minimal setahun sekali. Supaya lebih aman minta bantuan ahli atau teknisi untuk membersihkannya.
3. Tangki penampungan pada water heater listrik sistem tangki, perlu dibersihkan secara berkala dengan mengeluarkan seluruh air yang tertampung di dalamnya. Bersihkan juga elemen-elemen yang ada di dalamnya. Ganti magnesium anode-nya tiap 2 tahun, untuk mencegah timbulnya karat.

Teras depan merupakan sebuah ruang transisi antara ruang luar dan ruang dalam. Berikut beberapa tip ringan untuk menata teras depan.
1. Tatalah teras depan selaras dengan konsep arsitektur rumah secara keseluruhan.
2. Sesuaikan proporsi teras dengan ukuran rumah.
3. Sebagai sebuah ruang peralihan ke ruang dalam, teras bisa pula dipercantik dengan taman di sekelilingnya. Bila teras yang dimiliki memiliki ukuran yang tidak terlalu besar, cukup ditambahkan beberapa pot tanaman atau gentong. Pot atau gentong ini bisa pula difungsikan sebagai aksen pada teras depan.
4. Sebelum meletakkan tanaman di sekitar teras, sebaiknya cari tahu arah hadap teras. Hal ini berhubungan dengan pemilihan jenis tanaman yang sesuai, apakah harus terkena cahaya matahari langsung atau tidak.
5. Jika teras berada satu level dengan taman, sebaiknya taburkan batu-batuan atau kerikil di sekeliling teras supaya tanah dari taman tidak mengotori lantai teras sekaligus untuk meredam patulan sinar matahari dan tempias air hujan.

Read the rest of this entry »

1. Berbeda dengan teras depan, teras belakang merupakan area yang sifatnya privat dan tempat seluruh anggota keluarga berinteraksi. Sehingga faktor kenyamanan harus diutamakan.
2. Teras belakang bisa merupakan perluasan dari ruang keluarga atau ruang makan, sehingga jika ada acara yang melibatkan anggota keluarga dalam jumlah banyak teras belakang ini bisa dipergunakan.

Read the rest of this entry »